KREASI PENYULUH
Tumbuhan orok-orok (crotalaria juncea) termasuk tumbuhan dalam keluarga polong-polongan (legum) masih banyak keluarganya kok.. seperti: C.anagyroides, C.usaramuensis, C.retusa dll. Keunggulan si C. juncea ini adalah mampu memfiksasi Nitrogen (N) bebas dari udara dengan bakteri penambat N, sehingga kadar N yang terkandung di dalam tanah relatif tinggi. kandungan N dari tumbuhan ini kurang lebih 3,01%.
Secara morfologi, tanaman orok-orok dapat tumbuh
hingga mencapai ketinggian 3 m, berbatang tegak, pertumbuhannya cepat, batang
bercabang-cabang, berdaun tunggal berbentuk lonjong meruncing dengan panjang 4
sampai 10 cm, berbunga kuning dengan panjang 2,5 cm, berbuah dalam bentuk
polong ukuran 3 cm dan banyak mengandung Nitrogen (N). Tumbuhan orok-orok seluas 1 ha mampu
menghasilkan biomassa 15 sampai 25 ton yang mampu menambah 113 N, atau setara
250 kg urea (Wrin, et. al., 2012).
sudah kepanjangan pendahuluannya...
ok masuk pada intinya
awalnya penyiapan alat dan bahan:
* Alatnya: Parang, tong plastik (untuk uji coba jangan terlalu besar), karung, timbangan (kg), ember (isi 20 L).
* Bahan:
1. Tumbuhan orok-orok : 10 kg *)cincang halus dulu baru di timbang
2. Kotoran Sapi : 8 kg
3. Batang Pisang : 5 kg *)
4. Dedak :4 kg
5. Air bersih : 10 L
Langkah-langkah pembuatan..
1. Tumbuhan orok-orok dan
pohon pisang dicincang halus
2. Batang pisang dan tumbuhan
orok-orok yang sudah dicincang dicampur dengan kotoran sapi dan dedak,
selanjutnya dimasukkan kedalam karung, ikat kencang mulut karung, kemudian dimasukkan
ke dalam tong.
3. Sesudah itu, ember diisi dengan air sebanyak 5 liter,
tuang dekomposer sebanyak 17 ml dan molases/gula merah 20 ml, diaduk sampai tercampur rata,
kemudian tuang kedalam tong yang sudah disiapkan.
4. Tambahkan air sebanyak 20
liter ke dalam tong, aduk merata dengan cara gerakkan karung yang ada di dalam tong selama 10 detik.
5. Tong tutup rapat (menjaga sirkulasi
udara dalam proses fermentasi). Hal ini bertujuan agar menghindari kegagalan
dalam proses fermentasi.
6. Kontrol dilakukan 1 hari
sekali dengan cara digerakkan lagi karung di dalam tong selama 10 detik.
Proses fermentasi berlangsung minimal 7 hari.
7. Setelah 7 hari, tuang
airnya ke dalam jerigen. Bokashi Cair orok-orok siap
diaplikasikan ke tanaman.
oyah.. hampir lupa.. meskipun organik, tapi pengaplikasian seharusnya ke tanah (bukan diguyur ke tanaman). coba deh perbandingan dosis pupuk : air (Pupuk 22,5 mL dengan air 1 L).
Tidak kala pentingnya adalah setiap daerah memiliki keadaan alam yang berbeda. silahkan mencoba dan berkreasi.
ok.. sampai disitu dulu postinganku.. semoga bermanfaat..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
"Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan"